Ayo Waralaba Ayo Waralaba Ayo Waralaba

Tokoh Artikel

Irwan Hidayat

Pengusaha, CEO PT Sido Muncul

Irwan merupakan bos besar di perusahaan jamu PT Sido Muncul. Irwan sendiri adalah cucu dari pendiri Sido Muncul yang bernama Rakhmat Sulistio. Forbes menyebut Irwan adalah orang yang hebat dalam pengobatan herbal. Kelahiran Yogyakarta 23 April 1947 dan alumni SMA Karang Turi Semarang ini sukses dalam mengembangkan usaha jamu herbal milik neneknya hingga menjadi perusahaan jamu herbal raksasa di Indonesia.

Menengok ke belakang, Sido Muncul pada 1940 silam hanyalah toko sederhana yang berada di Yogyakarta yang menjual obat herbal tradisional Jepang. Toko tersebut dijalankan oleh nenek Irwan yang sekaligus pendiri Sido Muncul. Bisnis toko kecil ini terus berkembang dengan membeli pabrik sebuah pabrik sederhana. Kemudian pada 1972, Irwan mulai memodernisasi bisnis keluarga. 

Tahun 1941, mereka memformulasikan Jamu Tolak Angin yang saat itu menggunakan nama Jamu Tujuh Angin. Ketika perang kolonial Belanda yang kedua di tahun 1949, mereka mengungsi ke Semarang dan mendirikan usaha jamu dengan nama Sido Muncul, yang artinya “ impian yang terwujud”. Di Jalan Mlaten Trenggulun No. 104 itulah, usaha jamu rumahan dimulai dengan di bantu oleh tiga orang karyawan.

Pada tahun 1951, keluarga Ny. Rahkmat Sulistioningsih (Go Djing Nio) pindah ke Semarang, dan di sana mereka mendirikan pabrik jamu secara sederhana namun produknya diterima masyarakat secara luas. Karena semakin bersarnya usaha keluarga ini, maka modernisasi pabrik juga merupakan suatu hal yang mendesak.

Pada 1984, PT. Sido Muncul memulai modernisasi pabriknya, dengan merelokasi pabrik sederhananya ke pabrik yang representatrif dengan mesin-mesin modern.

Pada 11 November 2000, PT Sido Muncul kembali meresmikan pabrik baru di Ungaran yang lebih luas dan modern. Peresmian dilakukan oleh Menteri Kesehatan waktu itu, dan pada saat itu pula PT Sido Muncul memperoleh 2 penghargaan sekaligus, yakni Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara dengan farmasi, dan sertifikat inilah yang menjadikan PT. SidoMuncul sebagai salah satu pabrik jamu berstandar farmasi. Lokasi pabrik sendiri terdiri dari bangunan pabrik seluas 7 hektare, lahan Agrowisata ,1,5 hektare, dan sisanya menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik.

Pada tanggal 10 Februari 2010 telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik bahan baku herbal seluas 3.000 m2.

Tokoh Artikel Lainnya

Akun

Member Banner

Google Analytics Alternative